mesin parut kelapa

 

Parutan kelapa adalah bahan yang digunakan dalam makanan penutup populer seperti kue, pai, dan makaroni. Anda dapat membeli kelapa parut kering dari toko, tetapi jika Anda ingin kelapa parut baru, itu hanya masalah memperoleh kelapa dan mengikuti beberapa teknik sederhana untuk memarutnya. Untuk parut kelapa, Anda harus memecahkannya terlebih dahulu, kemudian gunakan parut kelapa kotak atau food processor untuk memarutnya. Kemudian, Anda dapat mengeringkan serpih kelapa menggunakan oven atau dehidrator untuk mendapatkan tekstur yang sama dengan kelapa parut dari toko. Untuk proses memarut kelapa yang lebih jelas, simak penjelasan berikut.

 

Membeli dan Membuka Kelapa

  1. Beli kelapa yang bebas dari retakan dan kerusakan.

Sebelum Anda membeli kelapa, periksalah permukaannya untuk memastikan bahwa tidak ada retakan atau jamur di atasnya. Kelapa sehat itu berat karena diisi dengan cairan. Kocok kelapa untuk melihat apakah Anda bisa merasakan cairan di dalamnya. Air kelapa ini membantu menjaga daging kelapa putih dari kekeringan.

  1. Tusuk mata kelapa.

Mata kelapa akan terlihat seperti lingkaran gelap. Seringkali ada mata pohon di kelapa. Temukan yang paling lembut dan tekan dengan benda tajam seperti pisau, obeng, atau pembuka anggur. Yang pasti Alat Anda tersebut harus yang mudah menembus cangkang kelapa yang keras dan masuk ke dalam daging kelapa.

  1. Tiriskan air dari buah kelapa.

Setelah Anda menusuk cangkang kelapa yang keras, balikkan kelapa dan tiriskan air ke dalam mangkuk. Jika mau, Anda bisa meminum air kelapa yang telah dipindahkan tersebut.

  1. Buka kelapa dengan bagian belakang pisau berat.

Pegang kelapa di tangan Anda dan ketuk dengan bagian belakang pisau dapur yang berat. Pastikan pisau tidak menghadap ke kelapa. Saat Anda memutarnya, Anda harus mendengar dan melihatnya terbuka.

  1. Lemparkan kelapa ke permukaan yang keras untuk memecahkannya.

Tempatkan kelapa di dalam kantong plastik dan benturkan dengan keras ke lantai beton atau dinding bata. Ini akan menghancurkan kelapa dan membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan daging buah yang putih.

 

Memotong-motong Kelapa dengan Food Processor

  1. Bersihkan daging kelapa putih dari kulitnya.

Gunakan parutan buah atau sendok untuk mencungkil daging putih kelapa dari kulit di sekitarnya. Jika kelapa Anda berkeping-keping, Anda bisa memotong kulit menggunakan pisau tajam.

  1. Potong daging kelapa menjadi potongan kecil.

Jika daging kelapa Anda keluar dalam potongan besar, mungkin tidak cocok dengan food processor Anda. Untuk itu, potong potongan kelapa tersebut menjadi kotak yang lebih kecil sehingga bisa masuk ke dalam food processor Anda.

  1. Masukkan kelapa dalam food processor.

Ambil potongan-potongan kelapa putih yang telah Anda potong, taruh ke dalam food processor Anda dan nyalakan selama 10-15 detik.

  1. Hentikan food processor dan kumpulkan kelapa dari ujung-ujung pisau food processor.

Buka bagian atas prosesor dan kumpulkan kelapa yang menempel di sisi prosesor.

  1. Giling kelapa lagi.

Lanjutkan pengolahan kelapa hingga mencapai konsistensi yang Anda inginkan. Setelah selesai menggilingnya, Anda bisa memasukkan parutan kelapa tersebut ke dalam kulkas atau mengeringkannya. Serpihan kelapa segar akan tetap baik di kulkas selama dua hingga tiga hari.

 

Memarut Kelapa dengan Parutan Kotak

  1. Pisahkan daging kelapa dari kulit.

Cungkil kelapa dari kulit dengan menggunakan parutan buah di antara daging putih dan kulit coklat. Potongan kelapa yang lebih besar lebih mudah untuk diparut ketika Anda menggunakan parutan kotak.

  1. Pegang parutan dengan pegangan.

Gunakan tangan kiri, pegang bagian pegangan atas parutan kotak dan pegang erat-erat. Saat Anda memarut, gunakan lengan Anda untuk menjaga parutan yang ditekan rapat di atas talenan atau meja.

  1. Pegang kelapa di atas lubang parutan dan gerakkan maju mundur.

Gunakan lubang besar pada parutan jika Anda ingin memiliki serpih kelapa yang lebih besar dan lubang sedang atau kecil untuk serpih yang lebih kecil. Ambil daging kelapa putih dengan tangan kanan Anda dan gerakkan bolak-balik ke lubang parutan.

 

Mengeringkan Kelapa

  1. Tuang parutan kelapa ke atas lembaran oven atau nampan.

Ambil kelapa parut Anda dan ratakan secara merata ke atas kertas masak. Gunakan tisu kertas untuk menepuk-nepuk serpih dan buang air sebanyak mungkin sebelum Anda mengeringkannya.

  1. Masukkan parutan kelapa dalam oven konveksi selama dua jam.

Tempatkan parutan kelapa ke dalam oven konveksi pada suhu 100-125° F (40-50° C) selama dua jam. Hal ini dilakukan agar mengeluarkan uap air dari kelapa dan mengeringkan serpihan.

  1. Dehidrasi parutan kelapa selama enam jam pada suhu 130° F (54.4° C).

Jika Anda memiliki dehidrator, Anda dapat menggunakannya untuk mengeringkan kelapa Anda daripada oven. Tempatkan serpihan di dalam dehidrator dan biarkan mengering selama delapan hingga sepuluh jam, atau cukup lama sampai kering sesuai dengan keinginan Anda. Parutan kelapa yang telah dikeringkan akan bertahan selama 2-3 bulan dalam kantong plastik zip.

 

Itulah cara memarut kelapa. Selain parut kelapa kotak dan food processor, Anda juga bisa menggunakan mesin parut kelapa. Adapun mesin parut kelapa ini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari besar hingga kecil, sehingga cocok untuk keperluan rumah tangga hingga usaha makanan, restoran, katering, dan usaha lainnya. Untuk Anda yang ingin memperoleh alat parut kelapa untuk berbagai kebutuhan Anda, maka Anda dapat memperolehnya melalui teknikmart.com, sebuah situs berbelanja mesin dan peralatan teknik secara online.

 

Baca Juga: teknologi terkini yang mesin potong kayu yang dapat memangkas kayu dalam hitungan detik