Agus Setiawan tidak pernah mengetahui pun belum pernah bersua sebelumnya dengan Eko Purnomo, pemilik rumah yang terblokade. Tetapi dari kemurahan hati Agus lah, Eko sekarang punya jalan masuk jalan.

Agus yakni spesialis waris almarhumah Imas. Ia menghibahkan beberapa lahannya untuk jalan masuk jalan ke rumah Eko di RT 05 RW 06, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

Rumah Agus berada pas di belakang rumah Eko. Semenjak permulaan perdebatan rumah Eko diawali, Agus tidak ada sangkut pautnya.

Barulah pada Rabu (19/9) lalu dikala mediasi kedua di kantor Kecamatan Ujungberung, Agus datang dan menawarkan beberapa lahannya untuk diciptakan jalan masuk masuk ke rumah Eko. Kesepakatan terjadi, Eko walhasil punya jalan selebar 1 meter dengan panjang 6 meter.

Sehari sesudah kesepakatan atau kemarin, progres pembangunan jalan masuk jalan diawali. Petugas dari kelurahan dan warga sekitar bergotong royong mengungkap komponen pojok rumah Agus yang sebelumnya selasar dan kamar kosong.

Warga lain datang menyaksikan progres pembongkaran hal yang demikian. Pun Camat Ujungberung Taufik juga hadir meninjau. Sayang, Eko tidak menonjol di lokasi dikala progres pembongkaran lantaran berada di Jakarta untuk sebuah urusan.

Agus yang baru menempati rumah bercat kuning pada 2015 itu punya alasan tersendiri merelakan beberapa lahannya untuk jalan masuk jalan ke rumah Eko. Apa yang ia lakukan semata-mata untuk kemanusiaan.

“Ini rasa kemanusiaan saja, berharap membantu,” sebut Agus dikala berbincang dengan detikcom dikediamannya.

Rasa kemanusiaan hal yang demikian timbul sesudah Agus mendengar dan membaca kisah Eko diberbagai media. Niat Agus kongkritnya disokong oleh member keluarga lainnya.

Aku bernegosiasi dahulu dengan keluarga, walhasil keluarga juga menyetujui,\” kata ia.

Agus menegaskan tidak mengharapkan imbalan apa saja. Saya ini dilaksanakan cuma untuk membantu Eko supaya masuk ke rumahnya.

“Aku enggak berharap tahu latar belakang Eko hingga gak diberi jalan. Intinya aku membantu saja,” sebut Agus.

Camat Ujungberung Taufik mengatakan hibah lahan yang dikasih oleh tetangganya ini yakni solusi dari segi sosial yang ditunjukan warganya untuk Eko.

Ia menuturkan kecuali hibah dari warga, segala progres pembangunan jalan menuju rumah Eko juga hasil dari swadaya masyarakat. Warga setempat patungan membeli material bahan untuk membikin gang.

Sementara itu Eko sendiri mengaku masih ada ganjalan sedangkan rumahnya sekarang punya jalan masuk jalan. Menurutnya hal itu tidak pantas dengan apa yang ia tuntut. Melainkan menurut denah yang dimilikinya, jalan masuk jalan yang jadi haknya dijadikan bangunan yang ditempati Ibu Rohanda.

Eko mengatakan dirinya telah mengutarakan haknya dalam mediasi kemarin. Tetapi pemerintah setempat sebagai penengah dalam mediasi konsisten mengambil jalan tengah yang sekarang menjadi solusi jalan masuk jalan.

 

 

Kunnjungi Juga : tinyurl.com/y869dkor