jasa ac batam

service kulkas batam – Dikala ini membikin es seperti itu gampang. Anda cuma perlu menempatkan air di lemari pendingin. Melainkan, kaprah-kaprah bagaimana dapat menempuh spot beku tanpa lemari pendingin?

Pertanyaan ini telah terjawab 2.000 tahun lalu, di padang pasir. Bagaimana caranya?

Dikabarkan dari Realclearscience, pada petang hari, orang-orang Persia dan orang-orang kuno lainnya di Timur Tengah akan menuangkan air di kolam batu panjang. Air dituangkan di daerah yang dangkal tak lebih dari satu atau dua kaki (sekitar 60 cm).

Mereka akan kembali ke kolam ideal sebelum sinar pertama pada keesokan paginya untuk menemukan air membeku. Mereka kemudian mengumpulkan es dan menaruhnya di dalam lubang es. Di dalam kubah berongga dan berinsulasi ini terdapat lubang bawah tanah di mana es dapat disimpan selama berbulan-bulan.

Temperatur padang pasir di malam hari jarang jatuh di bawah spot beku. Melainkan kaum Timur Tengah kuno sukses membikin es. Rahasianya yaitu sebuah progres yang diketahui sebagai ‘pendinginan langit malam’ atau night sky cooling.

Pada malam hari, padang pasir yang kering tanpa awan dengan luasnya hamparan mengakibatkan panas bisa dengan gampang memancar dari zat seperti air. Panas sirna ke angkasa. Seperti banyak panas yang bisa memancar dari air yang bisa terwujud es pada temperatur sekitar 41 derajat Fahrenheit.

Profesor Aaswath Raman, seorang pakar fisika dan insinyur terapan di University of Pennsylvania, membeberkan cara kerjanya secara lebih terperinci pada TED 2018. Ia mengatakan kolam air mengirimkan panas dari air sebagai sinar. Ini yaitu konsep yang diketahui sebagai radiasi panas.

“Atmosfer dan molekul-molekul di dalamnya mengabsorpsi beberapa panas itu dan mengirimkannya kembali. Melainkan inilah hal yang kritis untuk dimengerti. Atmosfer kita tak mengabsorpsi seluruh panas itu. Pada panjang gelombang tertentu, terutamanya antara 8 dan 13 mikron, atmosfer kita mempunyai apa yang diketahui sebagai jendela transmisi,” kata ia.

Jendela ini memungkinkan sebagian panas yang naik sebagai sinar inframerah untuk secara tepat sasaran membawa panas dari kolam itu. Kesudahannya, air yang ada di kolam itu kapabel mengirimkan lebih banyak panas ke langit ketimbang langit mengirimkan kembali ke sana. Dan sebab itu, kolam akan mendingin di bawah temperatur sekitarnya.

Sekarang, dengan prinsip hal yang demikian, Rahman kini berupaya membikin material yang memainkan prinsip-prinsip yang sama untuk meliputi bangunan, metode pendingin, dan panel surya.

Bahan-bahan ini yang diwujudkan akan akan memancarkan panas ke ruang angkasa pada siang hari dikala sang surya bercahaya, sehingga benar-benar mengurangi permintaan listrik untuk operasi pendinginan listrik di bumi. Lemari pendingin mendonasi 17 persen dari listrik yang diterapkan di segala dunia.

 

Baca Juga: jasa service ac batam yang berpengalaman dan terpercaya